Kembali ke Library
Khay
Read in English

Manual Terminal & Protokol Keamanan: Batas Logika Khayrun

#Security#Manual#Terminal#System

Selamat Datang di Terminal KS-OS v2.3

Jika kamu sedang membaca ini, kemungkinan besar kamu baru saja membuka tab Terminal di portofolio ini dan disambut oleh baris perintah yang berkedip.

Ini bukan sekadar hiasan CSS. Ini adalah Terminal Sistem Khayrun (KS-OS), sebuah antarmuka fungsional yang menghubungkan logika backend server dengan estetika frontend.

Tapi ingat: Setiap sistem memiliki batasan.

Artikel ini adalah dokumentasi resmi mengenai apa yang bisa kamu lakukan, dan yang lebih penting, apa yang akan terjadi jika kamu mencoba melanggar batasan.


1. Mode Tamu (Guest Access)

Secara default, kamu masuk sebagai guest@rafi. Ini adalah zona aman. Kamu bebas menjelajah tanpa risiko memicu alarm keamanan.

Perintah Dasar:

  • help: Menampilkan daftar semua perintah yang tersedia.
  • whoami: Menampilkan narasi singkat tentang siapa saya (Rafi Khairan).
  • projects: Mengakses arsip proyek kodingan dan riset.
  • books: Melihat katalog tulisan fiksi saya.
  • contact: Menampilkan kontak (GitHub, LinkedIn, Email).
  • clear: Membersihkan layar.

Gunakan mode ini untuk mengenal saya lebih jauh melalui teks murni, tanpa distraksi visual.


2. Tools Jaringan (Network Utilities)

Terminal ini dilengkapi dengan alat diagnosa jaringan nyata yang berjalan di server. Bukan simulasi JavaScript semata.

  • ping [host]: Mengirim paket ICMP ke target.
  • scan [host]: Melakukan TCP Port Scan sederhana.
  • dns [domain]: Melakukan DNS Lookup (A Records).
  • whois [domain]: Mengecek informasi registrasi domain via RDAP.

Peringatan: Penggunaan alat ini dipantau. Jangan gunakan untuk tujuan ilegal.


3. Protokol Keamanan "Paranoid" (The Boundary)

Di sinilah hal menjadi serius. Saya menerapkan filosofi Defense in Depth yang sangat ketat untuk melindungi infrastruktur ini.

A. Akses Root (Geo-Fenced & Restricted)

Perintah su (Switch User) digunakan untuk masuk ke mode Root.

  • Hanya Indonesia: Akses login root dan eksekusi tools jaringan sensitif dibatasi hanya untuk IP yang berasal dari Indonesia (Geo-Fencing). Jika kamu mengakses dari luar negeri (atau via VPN asing), sistem akan menolak secara diam-diam (Silent Reject).
  • Sesi Singkat: Jika berhasil login, sesi root hanya berlaku selama 2 menit. Lewat dari itu, token hangus dan kamu kembali jadi Guest.

B. The Three-Strike Rule (Banned Permanen)

Sistem ini tidak mentolerir Brute Force.

  • Jika kamu salah memasukkan password root sebanyak 3 kali, sistem akan menganggapmu sebagai ancaman.
  • Konsekuensi: Perangkatmu akan mendapatkan "tanda" khusus di penyimpanan lokal.
  • Hasil: Akses ke Terminal akan dikunci permanen. Kamu hanya akan melihat layar merah bertuliskan "SYSTEM LOCKED".

C. Anti-Incognito & Anonymity

Sistem memiliki heuristik untuk mendeteksi mode penyamaran (Incognito/Private Window).

  • Kami memantau kuota penyimpanan browser. Jika terdeteksi anomali yang mencirikan mode privat, akses terminal akan ditolak.
  • Transparansi adalah kunci. Jangan bersembunyi.

D. Anti-SSRF & DNS Rebinding

Bagi yang mengerti teknis, mungkin terpikir untuk menggunakan fitur scan atau ping untuk memindai jaringan internal server (SSRF).

  • Jangan buang waktu.
  • Sistem menggunakan metode Resolve-First: Domain yang kamu masukkan akan diubah menjadi IP terlebih dahulu.
  • IP tersebut dicocokkan dengan daftar blokir (Private IP ranges seperti 127.0.0.1, 192.168.x.x, 10.x.x.x).
  • Koneksi hanya dilakukan ke IP yang sudah diverifikasi aman.

Filosofi di Balik Ketegasan

Mungkin terkesan berlebihan untuk sebuah web portofolio. Tapi bagi saya, ini adalah manifestasi dari karakter novel saya, Khayrun.

Khayrun hidup dengan logika bahwa variabel yang tidak terkendali adalah sumber kekacauan (Chaos). Keamanan sistem ini adalah cara saya menjaga "konstanta" di tengah variabel acak internet.

Jadi, silakan eksplorasi. Gunakan dengan bijak. Tapi jangan mencoba merusak dinding yang saya bangun.

Enjoy the logic.

- Rafi Khairan (Root)